Rabu, 01 Desember 2010

PENCIPTAAN

Menurut Soedarso (1972 : 20), seni tradisi adalah bentuk yang sudah memiliki pola-pola

dan standarisasi yang baku sering dikategorikan sebagai seni klasik atau tradisional. Sedangkan
kata  modern  berarti  sesuatu  yang  berkaitan  dengan  gaya,  metode  atau  gagasan  terbaru,  tidak
ketinggalan  zaman,  dan berhubungan dengan  “trend” dan aliran  masa  kini. Bentuk klasik atau
trdisional  dan kreasi baru atau  modern, sesungguhnya  saling membutuhkan, saling mendukung
dan bahkan saling memperkaya. Untuk menghasilkan karya-karya kreasi baru para seniman tidak
harus melepaskan  diri  dari  seni  tradisi. Perlu diingat,  kesenian tradisional  yang dijauhkan dari
moderenisasi sama dengan membiarkan kesenian itu mati, dan sebaliknya kesenian modern yang
lepas dari akar budaya tradisi akan menyebabkan kehilangan identitas budayanya.
 Bentuk  tradisi  dan  kreasi  atau  modern  akan  semakin  sulit  untuk  dipisahkan.  Untuk
memenuhi tuntutan  artistik  masyarakat  zaman  modern  yang  semakin  kompleks.  Para  seniman
atau  praktisi  seni  tidak  pernah  berhenti  memperbaharui  (modernisasi)  kar ya-kar ya  mereka
dengan  cara  memasukkan  ide-ide  baru,  baik  yang  berakar  dari  lingkungan  budaya  sendiri
maupun  dari  luar.  Untuk  menguatkan  identitas  pribadi  dan  budaya  dar i  kar ya-karya  barunya,
semakin banyak para  seniman modern yang kembali key-akar  tradisi dengan mengolah unsur-
unsur tradisi yang ada atau yang diketahuinya.